DEMOKRASI

Pemilihan Ketua Osis SMP N 1 Sungai Penuh.

PRAMUKA

Kegiatan Pramuka SMPN 1 Sungaipenuh untuk meningkatkan disiplin, kreativitas dan kemandirian.

BUDAYA

Bersama Siswa Berpakaian Adat Daerah Kerinci.

PENDIDIKAN OLAH RAGA

Pembelajaran tentang Bola Basket, Teknik dasar mendrible bola.

PENDIDIKAN KARAKTER

Shalat Ghaib Bersama untuk warga Rohingya di Halaman SMP N 1 Sungaipenuh.

Rabu, 28 Maret 2018

Kebugaran jasmani

Smp1 sungai Penuh

Senin, 26 Februari 2018

Pembukaan Kegiatan Lomba OSN,O2SN,LCC,FLS2N,GSI DAN MTQ

Pengertian O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)

O2SN merupakan singkatan dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional yakni sebuah event Nasional untuk menemukan bibit-bibit baru Indonesia dalam bidang Olahraga.

O2SN juga disebut menyerupai Olimpiade Sains Siswa Nasional atau OSSN atau yang biasanya disebut dengan OSN, hanya saja O2SN adalah versi olahraganya, dan ada juga FLS2N atau yang disebut dengan Festival Lomba Seni Siswa Nasional) dan OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia).

Cabang Yang Diperlombakan

Banyak sekali cabang olahraga yang diperlombakan di O2SN diantaranya :

Atletik
Renang
Bulu Tangkis
Karate
Pencak Silat

Kamis, 15 Februari 2018

GSI

foto bersama dengan kepala sekolah, guru dan siswa
Sumber foto : okamiharja37.blogspot.co.id

foto 2

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan kompetisi sepak bola untuk siswa sekolah menengah pertama yaitu Gala Siswa Indonesia merupakan bagian dari Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).
Gala Siswa Indonesia merupakan wadah bagi siswa yang memiliki bakat dan potensi di bidang olahraga sepak bola, khususnya jenjang SMP untuk tahun depan.
Menurut keterangan menteri pendidikan "ke depan secara bertahap akan ada Gala Siswa Indonesia untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA)".
Ajang bergengsi ini bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam memberi ruang bagi siswa, guru, orang tua, sekolah, komunitas sepak bola, suporter sepak bola, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama memajukan persepakbolaan Indonesia.
Gala Siswa Indonesia akan diselenggarakan secara berjenjang dan berkesinambungan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan nasional.

SIMULASI UNBK SMP N 1 SUNGAI PENUH TAHUN 2018

SMP Negeri 1 Sungai penuh melakukan simulasi UNBK tahun 2018 dari tanggal 14 s/d tanggal 15 Februari tahun 2018
berikut dokumentasinya

tampak siswa sedang melaksanakan simulasi UNBK
Sumber foto. okamiharja37.blogspot.co.id







foto operator sedang duduk di meja 

Foto. operator lainnya


siswa sedang serius mengerjakan soal-soal ujian





Kamis, 08 Februari 2018

GLOBALISASI DAN KELUARGA


Arus Teknologi yang masuk, seperti komputer, internet, televisi, radio, hp dan masih banyak lain sebagainya mampu memberi kemudahan manusia untuk menyelesikan pekerjaannya dengan lebih cepat. Namun ternyata seperti mata pisau, perubahan globalisasi dan teknologi ini dapat menjadi positif memudahkan kehidupan manusia, namun juga bisa membawa dampak negatif yang jumlahnya juga tidak sedikit.

Keluarga yang memiliki peran sebagai manusia yang memberi pendidikan dan pengetahuan sebagai unsure masyarakat terkecil pun tak luput dari pengaruh tersebut. Orientasi keluarga ikut bergeser seiring dengan perubahan lingkungan yang begitu cepat. Berikut beberapa pengaruh pergeseran nilai-nilai kehidupan keluarga dalam era tersebut:

1. Pencapaian Materi
Munculnya penekanan pada berita di berbagai media bahwa kebahagiaan diukur pada pencapaian materi. Rumah yang bagus, sekolah yang tinggi atau kendaraan menjadi cermin keberhasilan. Orang tua berlomba-lomba untuk mengarahkan anak agar dapat mengenyam pendidikan nantinya lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Pencapaian materi ini memunculkan nilai “mencari makan untuk hidup” bukan lagi “mencari makna kehidupan”.

2. Sekolah
Orang tua berlomba-lomba mencari sekolah ‘unggulan’ dalam upaya mencapai prestasi setinggi-tingginya untuk anak. Sekolah bagus ditandai dengan peringkat dan fasilitas yang dimilikinya. Sekolah favorit seperti internasional atau metode khusus menjadi cerminan sekolah bagus, sehingga muncul anggapan bahwa untuk menyekolahkan anak membutuhkan biaya yang besar. Nilai dan angka menjadi prioritas utama orang tua. Pendidikan mengutamakan prestasi melalui proses persaingan antar siswa. Namun apakah sekolah tersebut memang sesuai untuk anak ? Ini perlu di telaah lebih lanjut.

3. Anak sebagai alat “kebanggaan” keluarga
Setiap manusia memiliki fitrah dan potensinya masing-masing. Orang tua mengutamakan perkembangan anak dari segi intelektual, fisik dan ekonomi. Orang tua melakukan hal apapun yang penting kebutuhan pendidikan anak-anaknya dapat terpenuhi. Secara tidak sadar orang tua menanamkan cita-citanya pada anak. Anak menjadi perwujudan cita-cita orang tua.

4. Gaya Hidup
Gaya hidup ditandai oleh food (makanan), fun (hiburan), fashion (mode), dan thought (pemikiran). Pola makan anak mulai bergeser menjadi senang dengan makanan cepat saji, yang mana mudah ditemui di berbagai tempat, sehingga menyebabkan asupan gizi juga berubah. Alat permainan seperti game, TV, video dan tempat hiburan menawarkan kesenangan dan hiburan yang dapat memberikan dampak tertentu dari penggunaannya. Model pakaian cepat berubah dengan berbagai bentuk yang menarik, walaupun tidak sesuai dengan syariat atau budaya Indonesia, hal ini menimbulkan kecenderungan untuk menjadi konsumtif dengan memperbaharui model pakaian. Mall atau supermarket yang menjamur tentunya turut memfasilitasi dan mempermudah nilai globalisasi tertanam pada anak, misalnya materialistis dan konsumtif.

5. Kedua orang tua bekerja
Untuk mencapai tingkat kehidupan yang dirasa akan membahagiakan tadi yaitu materi, sekolah anak dan gaya hidup, maka tren yang terjadi saat ini adalah kedua orang tua yang bekerja. Materi yang menjadi alat ukur untuk pencapaian kesuksesan menggeser fitrah dan fungsi orang tua. Fungsi Ibu sebagai pendidik yang pertama dan utama tergantikan oleh asisten rumah tangga, demi mencapai ASI (Air Susu Ibu) eksklusif, hubungan kelekatan yang terjadi saat ibu menyusui anaknya tergantikan oleh pompa ASI untuk beberapa Ibu bekerja. Tidak salah memang Ibu bekerja, namun perlu kebijakan untuk melakukan hal ini sehingga pengasuhan terhadap anak tidak tertinggal. Karena Investasi yang terpenting dalam keluarga adalah pengasuhan anak yang bahagia sehingga dapat menjadi anak dan generasi penerus Indonesia yang sehat jasmani, rohani dan spiritual, bisa berperan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan manfaat untuk nusa dan bangsa.

6. Keimanan
Orang tua melakukan hal apapun yang penting untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya, sehingga terjadi pergeseran aspek keimanan yang merupakan kebutuhan pokok yang bersifat mendasar bagi anak. Jika anak dalam keluarga senantiasa terdidik dalam warna nuansa keimanan dalam beragama, maka kepribadiannya akan terbentuk dengan warna keimanan tersebut. Namun sebaliknya jika anak tumbuh dalam suasana yang jauh dari nilai-nilai keimanan, maka jelas kelak dia akan tumbuh menjadi anak yang tidak memiliki nilai-nilai moral dan keimanan. Oleh sebab itu orang tua harus mengutamakan faktor perkembangan akhlaq selain intelektual.

Dapat disimpulkan bahwa beberapa pergeseran nilai-nilai kehidupan keluarga dalam era globalisasi ini, diperlukan kemampuan orangtua untuk dapat menyeimbangan proses pembelajaran bagi anak dengan menyeimbangkan keadaan mental dan intelektualnya. orang tua yang memiliki kemampuan menyeimbangkan pendidikan antara pelajaran umum dan agama akan lebih mudah mengarahkan anak.

Sumber: nanamaznahzubir.com/globalisasi-dan-keluarga

Re-post oleh okamiharja37.blogspot


Kayu Suhein, Nama lain dari kayu surian

Kayu suhien atau yang memiliki nama ilmiah Toona Sureni, merupakan salah satu jenis kayu yang cukup disukai oleh masyarakat. Jenis kayu ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia. Misalnya saja untuk membuat mebel, pintu, daun jendela, atau juga untuk kebutuhan lain yang menggunakan bahan baku kayu.

Hal ini karena jenis kayu suren dinilai cukup memiliki kualitas yang baik dan tidak mudah mengalami pembusukan atau dimakan rayap. Masyarakat juga cukup banyak yang menanam kayu suren ini karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Pohon kayu suren sendiri, digolongkan sebagai pohon yang berukuran sedang hingga besar. Hal ini karena pohon ini mampu mencapai ketinggian 40 hingga 60 meter. Dimana dengan ketinggian tersebut, bagian yang bebas cabang bisa mencapai 25 meter. Sehingga terdapat cukup banyak bagian dari pohon ini yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai olahan.

Pohon ini mampu mencapai diameter sekitar 1 meter, bahkan lebih. Sebab, di kawasan yang jauh dari pemukiman seperti di pegunungan, bisa dijumpai pohon suren yang memiliki diameter hingga 3 meter. Pohon suren memiliki banir hingga ketinggian 2 meter.

Karakter kayu suren ini pada bagian batangnya akan nampak pecah serta seakan tumpang tindih. Warnah kulit pohon suren sendiri coklat keputihan, pusat hingga kelabu-abuan serta menimbulkan aroma khas pada saat ditebang atau dipotong. Kayu suren memiliki bobot yang ringan sehingga cocok bila digunakan sebagai bahan pembuat bangunan rumah.

Manfaat Kayu Suren

Dibandingkan dengan beberapa jenis pohon lain, pohon suren memiliki beberapa kelebihan yang tidak terdapat pada jenis lainnya. Diantara beberapa kelebihan tersebut antara lain adalah bahwa daun kayu suren ini, tidak bisa digunakan sebagai makanan ternak. Sehingga manusia tidak akan memangkas daun pohon suren, karena bisa membuat ternak yang memakan daun tersebut menjadi mabuk.

Dengan tidak dipangkasnya daun suren, maka pertumbuhan pohon ini menjadi sempurna.  Di sisi lain, dengan karakter pohon yang bisa tumbuh dalam ukuran besar dan cukup tinggi, bisa dimanfaatkan sebagai media pemecah angin. Sehingga akan membuat lingkungan di sekitar pohon tersebut aman dari gangguan angin yang cukup kencang.

Itulah mengapa, tanaman ini banyak ditanam di perkebunan atau juga pinggir jalan. Selain itu, akar dan kulit kayu suren bisa dimanfaatkan sebagai obat diare. Buah serta kulit kayu suren, bisa diolah menjadi minyak atsiri.

Bahkan berdasar penelitian di laboratorium, suren juga mengandung bahan surenon, sureniin serta surenolakton. Zat tersebut bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan lava serangga uji ulat sutera. Bahan tersebut juga bermanfaat untuk menolak serangga termasuk diantaranya adalah pengusir nyamuk yang cukup ampuh.



Sumber foto koleksi pribadi
Lokasi Daerah tanjung pauh




Terima kasih atas kunjungannya... semoga bermanfaat...